Selamat Datang!

A warm welcome to the family blog of Hj Awg Omar and Hjh Aminah.

This is a place to capture all the memorable family moments to be shared with all the family members, wherever they are.

It is also a place to reminisce the good ole days :-)

All members of the family are welcome to contribute stories and pictures to this blog (just leave your email on the tagboard).


The Low-Fat High-Carb Controversy

The body needs three types of macronutrients: protein, fat and carbohydrates. All three have their uses and all three are vital to health.

In recent years, as people have grown fatter, the food industry has responded by offering all manner of "fat-free" food. These products are indeed low fat. But they are also high in carbohydrates and high in calories. Many assumed that fat-free meant "all you can eat." They have paid for that mistake with swelling waistlines and rising rates of obesity, diabetes and heart disease.

The increase in diabetes is especially troubling. More people are developing the disease in middle age. More children are developing the disease younger.

Carbohydrates come in two forms: simple and complex. When carbohydrates are broken down, they yield the sugar glucose. Glucose does many wonderful things, but mainly it's your body's gasoline, its chief energy source. It also maintains tissue protein, metabolises fat and powers the central nervous system.

Insulin, a hormone made by the pancreas, provides a signal to assist in the uptake of glucose into cells. You could call it the sugar trucker. If you don't make enough insulin, or if your cells become insulin-resistant, glucose builds up in your blood. Eventually, this excess sugar can lead to diabetes, and unchecked diabetes can lead to nerve damage, blindness and amputated toes and fingers.

All carbs are not created equal. Some carbs, such as whole-grain bread and cereal, are called "complex" carbs. Because their molecular structure is more complicated, it takes your body longer to break them down and extract the glucose. This keeps your blood sugar level even.

On the other hand, a candy bar is full of refined sugar - a simple carb. Because that sugar is so easily accessible, it provides a quick burst of energy, a sugar spike. Your body, which endeavours to keep things on an even keel, responds by dispatching an insulin posse to corral the sugar and haul it away. This can lead to a sugar bust that plunges your energy to a level below what it was before you ate that breakfast bagel or drank that mid-afternoon smoothie.

Cycling between high and lows, sugar spikes and sugar busts, can become addictive. High-carb diets can stimulate the appetite and may not satisfy. It's why people who consume a lot of simple carbs are always hungry, always eating. And the consequences of that are on display when we cannot even see the weighing scale as our tummies are getting in the way! (Excuse me for using Jester's expression!). Once we started making the correct carb choices, for example, choosing complex carbs such as whole-wheat bread, sweet potatoes and brown rice instead of simple carbs like white bread, potatoes, white rice and anything with refined sugar, we were well on our way to creating the bodies which everybody aspire to have as JUARA of TBL!!!!

Sampai jumpa lagi di keluaran akan datang dan kita akan membicarakan mengenai Carbs and Protein: So Happy Together.

Salam hormat - Puda


The Lies of Dieting

A common misconception many people have , is that the way to lose fat is to stop eating.

We know that the more active you are physically the more food you need - high quality, nutritious food.

Look at our bodies. We grew that muscle not by starving it but by feeding it, copiously, regularly.

When you stop eating, your body fights back. It assumes a food shortage or famine has hit. It reacts by going into conservation mode. It lowers the thermostat on your metabolic furnace. It begins scavenging fuel not only from the fat cells but from anything else that's available, including your muscles. You begin cannibalising the very thing you wish to perfect. Meanwhile, every cell in your body clamors: Feed me! When you are crash dieting, it does not make you a happier person, but instead more miserable and unhealthy.

Crash diets don't work because half the pounds you lose came from muscle. "Over the years, I tried every fad diet," recalls a typical person who's on a fad diet. "I lost weight, but as soon as I went off the diet, I gained back the weight plus a few pounds more." The reason: With less muscle, your body is a less efficient fat-burning machine. This is the root cause of yo-yo dieting.

Salam hormat - Puda

Eat Like a Champion

Jika ingin menjadi seorang Juara TBL, setentunya gaya hidup kita juga perlu mirip kepada gaya hidup seorang JUARA. Dan salah satu aspek gaya kehidupan seorang JUARA adalah dengan mengawasi diet makanannya. Apa yang dimaksudkan dengan "makan seperti seorang Juara" itu? Ikuti rencana berikutnya........

In life, there are two things you can control.
  • How much you use and move your body
  • What and how much you put in your mouth
Which brings us to food.

If exercise is the spark, food is the fuel. It's not only the source of your body's energy but the raw material from which your organs, bones and muscles are made. Quite literally, you are what you eat.

Among other things, your body is a chemical processing plant. And everything you eat - from murtabak to a kari kambing - is broken down into chemical substances. Some of those chemicals can improve your health, some can destroy it.

Your body is your most precious possession. It's the physical manifestation of who you are. So why would you not nourish your body with the best food? The closer you get to eating something in the form it came to the planet the better. The more it is processed, the more it is robbed of its nutritional value!

Salam hormat - Puda

(Next issue......The Lies of Dieting)

Secebis coretan pengalaman seorang Peserta "TBL".......

Fasa pertama pertandingan Juara Kurang Berat Badan (The Biggest Loser - Family Edition) bagi enam bulan pertama 2010 telah berakhir pada hari Ahad lepas, 13 Jun, 2010 sempena "Hari Keluarga Omar-Aminah 2010". Pemenang-pemenangnya telah pun diumumkan dan diucapkan setinggi-tinggi tahniah kepada Jester (Hj Mazrul Adini) kerana menjuarai pertandingan ini dan sekalung tahniah kepada Mazriyani atas pencapaian sebagai Naib Juara keseluruhan dan seterusnya merangkul gelaran Juara Wanita dalam pertandingan TBL ini.

Pertandingan tidak berakhir setakat ini sahaja kerana ungkayah menurunkan berat badan dan kandungan lemak badan adalah dihasratkan untuk menjadi gaya hidup sepanjang hayat. "Ke arah Gaya Hidup Yang Sihat" - demikian cogan kata atau tema yang kita pilih bagi meraikan Hari Keluarga pada tahun ini. Pertandingan TBL akan kita teruskan lagi bagi fasa seterusnya dan kita akan melihat hasilnya dalam jangka waktu enam bulan ke hadapan. Insya Allah pada bulan Disember 2010 kita akan menyaksikan keputusan siapa pula yang akan memenangi kejuaraan TBL ini!

Dalam kita sama-sama merenung sejenak akan pencapaian kita setakat ini dalam usaha menurunkan berat badan dan mengurangkan kandungan lemak badan, ada jua baiknya kita mengongsikan pengalaman yang telah dilalui oleh peserta-peserta TBL sepanjang perjalanan yang mereka lalui sejak enam bulan yang lalu. Sebagai salah seorang peserta tersebut, izinkanlah Puda terlebih dahulu membuat coretan pertama di ruangan ini dan diharap peserta-peserta yang lain akan turut menceritakan kisah masing-masing di keluaran yang akan datang, Insya Allah.

Puda sebenarnya secara bersungguh-sungguh sudah memulakan ungkayah untuk menurunkan berat badan sejak 24 April 2009 ketika berat badan Puda waktu itu di paras 92.3 kg. Ini pernah Puda ceritakan dalam ruangan blog ini pada keluaran 10, 16 dan 31hb. Mei, 2009. Berat badan Puda secara konsisten telah berkurangan sehingga mencapai paras paling rendah iaitu 80.0 kg pada 23 September 2009. Sepanjang lima bulan tersebut, Puda telah mengamalkan gaya hidup sihat yang bersandarkan kepada keseimbangan diet makanan dan kegiatan fizikal seperti melakukan larian atau jalan pantas (brisk walking) di Pusat Peranginan Tasik Lama dan sebagainya.

Sejurus ketibaan bulan Syawal 1430 di minggu ketiga bulan September 2009, disiplin kawalan makanan Puda sudah mulai longgar dan kegiatan senaman dan fizikal yang lainnya juga sudah mula berkurang. Keghairahan menjamu selera di Hari Raya dan di hari-hari berikutnya dan ditambah lagi dengan kelembaban untuk bersenam dan melakukan kegiatan fizikal telah membawa padah! Berat badan Puda mula bertambah naik dan sehingga waktu "weighing-in" menandakan bermulanya pertandingan TBL pada awal Januari 2010 ini, berat badan Puda berada di paras 89.0 kg!!

Pertandingan TBL ini memberikan peluang kepada Puda untuk memulihkan semangat dan berusaha mendisiplinkan diri bagi mengurangkan semula berat badan Puda ke tahap yang lebih rendah lagi. Sejak bulan Januari lalu, Puda sudah memulakan kegiatan bersenam dan melakukan kegiatan fizikal seperti berjalan kaki dan "jogging" di sepanjang Jalan Jerudong dan juga menjadi ahli kepada Jerudong Park Medical Centre Gymnasium. Kesemua kegiatan fizikal ini membolehkan Puda mengawal berat badan agar ianya tidak bertambah dan sekurang-kurangnya berada di paras yang konsisten.

Puda rasa cabaran yang paling besar adalah bagaimana kita boleh mengawal nafsu makan kita agar kita hanya makan makanan yang seimbang. Di dalam dua atau tiga bulan pertama sejak pelancaran pertanding TBL ini, displin mengawal diet makanan belumlah Puda laksanakan. Bersandarkan kepada kegiatan fizikal sahaja tidak menghasilkan keputusan yang memuaskan. Berat badan Puda hanya turun sekedar 1 atau 2 kilo sahaja dalam jarak masa 3 atau 4 bulan tersebut.

Pada bulan Mei yang lalu, Puda membuat keputusan untuk memberikan perhatian yang serius terhadap diet permakanan Puda. Maka Puda pun mula mengamalkan "Rapid Start Diet" yang disyorkan oleh Dr. Phil Mcgraw yang mana selama dua minggu Puda berpantang makan nasi, roti (bread), sup, lemak dan mempastikan setiap 'meal' yang Puda makan mengandungi jumlah (portion) protein dan karbohidrat yang memadai dan berpatutan. Memperbanyakkan makan sayur dan salad adalah suatu kemestian. Untuk menjadikan tabiat makan seperti ini sebagai gaya hidup seharian setentunya begitu sukar dan amat mencabar. Lebih-lebih lagi hampir setiap minggu kita akan menerima jemputan kenduri kahwin dan lain-lain kenduri makan yang saban minggu kita hadapi di Brunei ini!!

Selepas dua minggu, Puda sudah boleh memakan nasi tetapi hanya daripada beras berwarna coklat atau perang (brown rice) dan memakan roti (bread) wholemeal. Jumlah protein dan karbohidrat dalam makanan juga masih dikawal pada portion yang disyorkan. Diet makanan seperti ini diteruskan lagi sehingga berat badan Puda mencapai paras yang dihajatkan iaitu 79.0 kg pada peringkat pertama ini. Setakat ini berat badan Puda berada di paras 83.8 kg - iaitu Puda telah menghilangkan lebih 5 kilogram dalam masa enam bulan!

Apakah yang Awda rasakan setelah berat badan Awda turun dan dapat dikawal? Puda setentunya merasa lebih sihat, tidak sesak nafas dan sentiasa merasa lega apabila berat badan Puda lebih ringan daripada yang sebelumnya. Dahulu Puda akan tercungap-cungap jika berlari anak selama tidak lebih dari dua atau tiga minit. Sekarang syukur Alhamdulillah, Puda berupaya berlari perlahan tanpa henti-henti sehingga 15 hingga 20 minit lamanya di atas 'treadmill' dan Insya Allah jangka masa ini akan Puda tambah lagi secara beransur-ansur sehingga mencapai 30 atau 45 minit nanti. Yang paling penting juga buat Puda adalah paras tekanan darah yang terkawal dan kandungan kolesterol berada di paras yang tidak berisiko tinggi.

Pada peringkat kedua nanti Puda merancang untuk menurunkan lagi berat badan Puda dan sasaran (target) Puda kali ini ialah penurunan sebanyak 10 kilo. Kita saksikanlah nanti sama ada sasaran ini dapat dicapai atau sebaliknya..................

Salam hormat - Puda

Update - Family Day

Salam untok Keluarga semua,

Macamana dengan persediaan semua? Adakah semua bersedia pada Ahad,13hb Jun 2010 ini atau ada yang putus asa? Bagi mereka yang membuat persediaan, tahniah atas usaha gigih dan yang putus asa, jangan sedih, maseh ada waktu lagi..Mungkin hadiah biggest loser akan ditambah bagi membangkitkan semula semangat untuk menang. Oleh yang demikian usaha dan usaha terus. Masa bukan penghalang tetap usaha gigih menjadi penentu untuk kejayaan.(Kata-kata semangat dari Pengerusi..Aiseyman...bolehlah jadi pakar motivasi sekajap).

Nampaknya hasil kutipan sudah meningkat dan menunjukkan keberkesanan Bendahari kita yang tidak segan-segan menagih melalui media-media terkini dan juga sanggup menebalkan muka dikhalayak ramai. Tahniah diucapkan kepada Bendahari kita.(Usul-usul nya akan ditetapkan jawatan ini berterusan kepada beliau,,Jangan Mare...ya....)

Sekali lagi diperingatkan kepada ahli-ahli komiti yang lain supaya akan memberi "update" dan berkordinasi dengan komiti yang berkaitan supaya rancangan akan dapat diungkayahkan dengan teratur dengan jayanya.

Program juga sudah disediakan oleh Dyg Rusydina.Tahniah juga kepada beliau. Awu baik jua alum keraja, ada masa dan waktu terluang untuk menyediakan kalau inda, habis rojak rancangan Family Day tahun ani. Puda diminta untuk memberi kata-kata aluan serta ucapan yang bernas (inda kira, kata nasihat, perangsang, pantun dan sebagainya) yang difikirkan sesuai.

Serangkap Pantun dari Pengerusi,

Kalau ada sumur diladang
Mari semua menumpang mandi
Kalau ada idea dan nasihat perangsang
Mari dibuat dilaman blog ini

Sekian untuk semua dan Salam Hormat

Minit Mesyuarat Hari Keluarga Omar-Aminah

Salam Semua Ahli Keluarga yg disayangi,

Disenaraikan minit mesyuarat hari keluarga Omar-Aminah:
Tempat: Rumah Haji Mazanan & Hjh Noorhira
Kg Tanjung Bunut
Tarikh: Isnin,24hb Mei 2010
Jam: 8.30 malam

Penasihat & Hakim:
Hajah Aminah Hj Tahir
Hj Noorkaseh Ahmad
Hj Abd Ghani Hj Omar
Hj Mohd Zaini Hj Omar
Hj Junaidi Hj Omar
Hj Mohd Don Hj Omar
Mohd Noh Hj Omar
Zakaria Hj Mohd Ali
Hj Mazanan Hj Md Yusof

Pengerusi: Mahyon Hj Omar
Dyg Mazriyani

1. Penetapan Tarikh hari keluarga: Ahad,13hb Jun 2010, bertempat di Kg Tg Bunut, rumah kediaman Hj Mazanan & Hj NoorHira

2. Kutipan minima B$50 bagi setiap orang yang berpendapatan

3. Lantikan Ahli-ahli Komiti Permainan, Pengangkutan & Kelengkapan, Hadiah, Permakanan, Master of Ceremony dan Bendahari

4. Ahli Komiti Permainan
a. Dina
b. Amoi
c. Hamdi
d. Islah
e. Bee Aye
f. Siti Fatimah
g. Alwee

5. Ahli Komiti Pengangkutan & Kelengkapan
a. Waqi
b. Ajit
c. Aidi
d. Jerry
e. Dani
f. Fadli
g. Izdi
h. Ahmad Wajdi
i. NoorAsh

6. Ahli Komiti Hadiah
a. Hjh Maznah
b. Hjh Rosnani DP Hj Hashim
c. Mahani
d. Noorhadi
e. Hjh Zaleha
f. Adini
g. Zati
h. Zunnur

7. Ahli Komiti Permakanan
a. Hjh Hasmah
b. Hjh Rosnani Hj Hamid
c. Hjh Maoiah
d. Hjh Noorehsan
e. Hjh NoorHira
f. Mahani Hj Abdullah
g. Dyg Masni Hj Nayan

8. Master of Ceremony
a. Dina
b. Nabilah
c. Afeena

9. Bendahari
Dyg Mazriyani
Reza Faizal
Syaza, Faiz & Aqiel

Lain-lain perkara:
1. Hadiah "Biggest Loser" akan disediakan untuk 3 pemenang yg akan ditaja oleh Hj Junaidi, Mahyon, Adini & Jerry

2. Hadiah "Lucky Draw" keluarga akan ditaja oleh setiap keluarga, satu hadiah

3. Hadiah permainan akan disediakan oleh komiti hadiah melalui wang kutipan

4. Senaman "Tai-Chi" akan ditaja oleh Hj Junaidi Hj Omar

5. Program hari keluarga akan disediakan oleh Dyg Rusydina.

Sekian untuk makluman semua ahli keluarga.


Jawatankuasa Omar-Aminah "Family Day"

Assalamualaikum WBT,

Pada tahun ini keluarga Omar-Aminah dengan izin Allah akan mengadakan lagi satu temasya hari keluarga yang akan diadakan pada bulan Jun 2010. Dalam sama-sama memeriahkan hari tersebut, beberapa jawatankuasa akan ditubuhkan bagi menyelenggarakan temasya tersebut. Pelbagai acara akan disediakan dan pihak jawatankuasa "induk" ingin menjemput ahli keluarga dan seterusnya menjadi ahli dalam komiti-komiti yang akan disenaraikan.

Jawatankuasa yang akan ditubuhkan adalah saperti berikut:

1. Jawatankuasa Permakanan
2. Jawatankuasa Hadiah
3. Jawatankuasa Permainan
4. Jawatankuasa Pengangkutan dan Kelengkapan
5. Bendahari

Disamping jawatankuasa yang tersebut diatas, ada lantikan berasingan juga akan diumumkan saperti "Master of Ceremony", Penasihat, Hakim-hakim dan sebagainya.

Olih yang demikian, Jawatankuasa "induk" adalah dengan ini mengalu2 kan seluruh keluarga untuk mencalonkan nama-nama bagi jawatankuasa yang bersesuaian. Satu mesyuarat akan diadakan bagi mengesahkan pencalonan serta menerangkan tugas dan tanggungjawab setiap jawatankuasa. Saperti tahun lepas, tugas dan tanggungjawab adalah mempunyai format yang sama, dan sebarang pertukaran dan tambahan akan diumumkan dalam mesyuarat tersebut. Tarikh, masa dan tempat mesyurarat akan diumumkan kemudian.

Usulan saperti tarikh dan tempat temasya hari keluarga adalah juga dialu-alukan sebagai persediaan dan akan diambil kira dalam mesyuarat yang akan diadakan. Untuk pengetahuan cuti sekolah pada bulan Jun 2010 adalah bermula dari 4hb Jun hingga 20hb Jun 2010.

Semua pencalonan, usulan, pertanyaan dan sebagainya hendaklah disalurkan melalui blog ini supaya semua ahli keluarga akan dapat informasi yang lengkap mengenai sebarang perkembangan.

Pihak kami tidak lupa mengucapkan ribuan terima kaseh kepada semua ahli keluarga atas sokongan dan dokongan yang akan sumbangkan itu nanti dalam sama-sama untuk menjayakan temasya hari keluarga bagi kali-2 Omar-Aminah ini.

Happening dates